
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin itu, membahas terkait teknis pelaksanaan, evaluasi serta langkah antisipasi dan pencegahan terjadinya keracunan yang sempat terjadi di daerah Bengkulu dan Lampung, sehingga Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah dapat menekankan pentingnya langkah cepat dan kordinasi lintas sektor untuk mencegah masalah serupa terjadi, termasuk di Kota Probolinggo.
Ratusan ASN yang dilantik terdiri atas 210 pejabat struktural, termasuk 18 pejabat eselon II, 57 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II, serta 5 pejabat fungsiona
Wali Kota menyampaikan harapannya agar hasil dari lomba tersebut, dapat mendukung lahirnya batik motif baru khas Kota Probolinggo. Dokter Amin juga berpesan kepada para peserta untuk terus berinovasi dalam mengembangkan kreasi batik.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa bantuan ini disalurkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEIN) yang diverifikasi oleh BPS demi memastikan bantuan tepat sasaran
Walikota dr. Aminuddin mengatakan, kolaborasi Pemkot Probolinggo bersama Perguruan Tinggi ini sejalan dengan visi-misinya bersama wakilnya Ina Dwi Lestari dalam mewujudkan program Probolinggo Bersolek
Lebih lanjut kepala daerah yang berprofesi sebagai dokter ini menyebut, saat bergerak jalan untuk melakukan kirab, tubuh anak - anak akan sehat sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah.