
Dalam kesempatan itu Pj Nurkholis, menyampaikan apresiasinya terhadap giat kearifan lokal semacam ini sebagai wujud melestarikan tradisi budaya yang ada serta mengenalkan kepada generasi muda akan kesenian budaya lokal
“Ke depan, presiden terpilih itu ada program namanya makan bergizi, artinya barangkali salah satu deponya itu dibangun di sini, bisa bersinergi dengan usaha-usaha pembudidayaan lele seperti ini, karena lele itu gizinya cukup tinggi,” kata Nurkholis.
Seremoni peresmian sarana pertanian bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Probolinggo Nurkholis bersama Dandim 0820 Letkol Arm Heri Budiasto. Sekaligus juga dilaksanakan penanaman padi varietas Inpari 32 di area sawah seluas 2000 meter persegi dalam rangka program Perluasan Area Tanam Tahun 2024 di Kota Probolinggo.
“Saya berharap (waktu) yang sebentar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo. Jadi selamat datang di Kota Probolinggo, nikmati, kalau perlu pulangnya seminggu lagi tidak apa-apa, barang kali masih ingin jalan-jalan disini,” ujarnya.
“Manfaat penanaman mangrove ini cukup banyak, dan kami berkomitmen untuk sodaqoh oksigen. Karena hari gini nggak cukup (hanya dengan) menanam saja,” tegas Kak Nurkholis dalam amanatnya.
orang nomor satu di kota ini mengapresiasi kinerja AKBP Wadi Sa’bani. “Alhamdulillah kita ini sangat dekat, luar biasa kompak dan sinergi dalam berbagai kegiatan. Terima kasih, saya juga merasa kehilangan, tapi apa mau dikata ini demi peningkatan perjalanan karirnya . Selamat jalan, semoga berkah dan sukses di tempat yang baru,” urainya.