
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan langkah ini menjadi contoh penyelesaian konflik secara damai.
"Ini menjadi agenda penting dalam koordinasi kami dengan kepala daerah se-Jatim terkait SPPG, termasuk dalam memastikan persyaratan dan kriteria dari pusat terpenuhi,"
“Ini bukan hibah. Ini dana bergulir. Maka harus benar-benar dipersiapkan siapa yang layak meminjam dan mampu mengembalikannya. Koperasi juga harus siap mengelola dengan sistem yang profesional,”
Wali Kota dr Aminuddin menyambut baik kedatangan mereka sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi yang terjalin selama ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Wali kota yang berprofesi dokter spesialis kandungan ini menjelaskan, dari sisi medis, masyarakat perlu mendapat edukasi terkait dampak pernikahan di bawah umur
“Bersih kampung bukan hanya besih-bersih secara fisik tapi juga secara rohani. Tepat di bulan Muharam, kita harus introspeksi, apa yang sudah kita lakukan dalam satu tahun terakhir, sehingga tahun ini hal-hal yang negatif akan hilang. Hal-hal yang baik saja yang akan kita majukan untuk kemajuan Kampung Bremi khususnya, dan Kota Probolinggo pada umumnya,”
dr. Aminuddin menyampaikan bahwa acara seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tapi juga berdampak langsung pada ekonomi warga. Banyak pelaku UMKM yang menjajakan produk makanan, minuman, dan sayuran di festival ini.