
Wali Kota Probolinggo, menargetkan pertengahan Juli 2025 proses revitalisasi segera rampung. Ia juga menegaskan revitalisasi ini bertujuan menciptakan kawasan yang lebih tertib, bersih dan menarik. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penataan PKL agar lebih terorganisir.
dr. Aminuddin, dalam pendapat akhirnya menyampaikan bahwa RPJMD menjadi pedoman penting bagi Pemerintah Kota, seluruh perangkat daerah, serta pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pembangunan daerah secara sistematis, terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
agenda job fair ini merupakan salah satu langkah pemkot untuk menekan angka pengangguran di Kota Probolinggo. Tahun ini, dirinya menargetkan setidaknya kurang lebih 1.000 pengangguran dapat terserap ke dunia kerja.
Bagian Pemerintahan
Wali Kota Aminuddin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak demi suksesnya program. “Mengubah kebiasaan buang air sembarangan bukan hal yang mudah. Karena itu, saya berharap peran aktif masyarakat, lurah, LPM, KSM, tenaga fasilitator lapangan, RT/RW, kader, dan tokoh masyarakat atau agama agar kita bersama-sama mewujudkan sanitasi yang aman,”
kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Probolinggo Bersolek yang tidak hanya memperindah kota secara fisik, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan memperluas dampak ekonomi masyarakat