
dr. Eva berharap, sosialisasi ini bisa memperkenalkan dan mengimplementasikan 6 SPM di posyandu sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat
Dengan semangat sinergi antara legislatif dan eksekutif, tahapan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik di Kota Probolinggo
“Kota inklusif berarti kota untuk semua. Kita akan melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses pembangunan, termasuk teman-teman disabilitas,”
Di beberapa perusahaan, monitoring dan evaluasi dilakukan setiap bulan. Jika di Perumdam dilakukan per triwulan, itu artinya perusahaan ini dalam kondisi sehat
“Banyak nanti kita tawarkan beberapa ya karena kalau misalnya lingkungannya itu merupakan tempat fasilitas umum ya, kita kan banyak tinggal pilih saja. Bisa di alun-alun atau tempat-tempat monumen atau di masjid, banyaklah ya, tidak menjadi masalah itu,”
“Kita berharap dengan bantuan ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan beras, sekaligus menghindari kerawanan pangan dan menekan gejolak harga beras di daerah,” kata Wali Kota