
“Demikian juga sensitivitas terhadap masalah yang berhubungan dengan finansial. Ya, seorang pebisnis, seorang yang jago berdagang tentu harus mempunyai kemampuan literasi dalam membaca peluang ya. Karena, katanya dalam dunia bisnis peluang itu tidak datang dua kali,” kata wali kota
Kota Probolinggo siap untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni: Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial, serta Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas)
“Program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Probolinggo untuk mewujudkan Kota Inklusif. Bantuan modal ini semoga bermanfaat, meningkatkan kreativitas, dan mendorong usaha kelompok Difakara agar semakin maju dan dikenal luas,” tutur Ina
Sosok almarhum Buchori yang dikenal dekat dengan rakyat dan sering melakukan program blusukan, masih tetap dikenang oleh masyarakat Probolinggo. Hal ini terlihat dari warga yang hadir dalam acara tahlil malam tadi.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin juga melaporkan, sebelum dilakukannya clean up sungai pihaknya telah melakukan uji laboratorium, sehingga akan terdeteksi sebelum dan sesudah dari aksi clean up
Batik Kanekrembang bukan sekadar kain indah, tetapi sebuah filosofi keseimbangan antara tradisi dan modernitas, antara bumi dan langit, antara gerak dan diam.